Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Tantangan dalam Membangun Strategi Media Planning

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 19, 2020

Brand tentu membutuhkan perencanaan yang tepat bagi setiap strategi yang dibentuknya agar dapat efektif mencapai objektif yang telah ditentukan. Salah satunya para pemasar perlu menentukan strategi media planning, yakni, strategi distribusi dan penempatan pesan promosi untuk menentukan pola penyebaran pesan agar menjangkau sasaran audiens secara tepat, hingga menghasilkan aksi atau tindakan yang diharapkan.

Biasanya, media planner kerap bekerja sama dengan media buyer untuk membentuk strategi ini sehingga dapat memaksimalkan ROI dari belanja media yang dilakukannya. Seorang media planner perlu untuk memahami target audiens, berbagai platform media yang tersedia, serta mengenal berbagai tren media yang sedang berlangsung saat ini.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Tapi sebenarnya apa yang membedakan antara media planning dengan media buying? Apa pula tantangan yang kerap dihadapi pemasar dalam membangun strategi media planning?

Perbedaan media planning dengan media buying

Media planning dan media buying merupakan proses yang saling berhubungan. Namun tetap ada yang membedakannya.

Media planning

Media planning lebih terlibat pada memformulasikan strategi, mengevaluasi keefektivitasannya, dan menyesuaikannya, sementara media buying lebih kepada eksekusi dari strategi yang telah dibuat.

Dalam media planning, marketers akan mengevaluasi brand dan audiens untuk menentukan kombinasi pesan dan media yang paling tepat untuk beriklan dengan tujuan dapat mencapai konsumen dengan cara yang positif dan paling berdampak bagi mereka.

Media buying

Media buying adalah proses membeli ruang iklan di berbagai channel dan platform dengan berkoordinasi pada rencana media yang sudah disetujui, lalu mengawasi campaign marketing yang dijalankan tersebut. Atau media buying juga dapat berarti mengevaluasi format, platform, dan harganya untuk memastikan bahwa kegiatan yang dijalankan sesuai dengan rencana, biaya, sudah mengikuti tren dan dapat membangun hubungan dengan para audiensnya.

Tantangan media planning

Media planning merupakan salah satu strategi yang menantang, alasannya karena banyak sekali faktor yang perlu diperhitungkan agar dapat efektif mencapai tujuan marketing yang diharapkan. Banyak pula yang menganggap bahwa strategi dan proses media planning ini tidak mengalami modernisasi seiring berkembangnya industri marketing. Dan berikut beberapa tantangan yang kerap dihadapi oleh para marketers.

Consumer-Level targeting: Ketika merencanakan media planning, kita perlu memahami audiens/pelanggan secara detail, seperti pesan apa yang akan berpengaruh kepada mereka dan kapan biasanya mereka menggunakan media tersebut. Karena itu, brand perlu melakukan analisis yang mendalam terhadap audiens yang ingin disasarnya.

Platform preference: Brand perlu mengetahui berbagai channel dan platform yang membuat sasaran audiens mau terlibat lebih jauh dan juga kapan mereka kerap menggunakan channel atau platform tersebut. Mengetahui hal ini akan sangat membantu marketers dalam menentukan media mana yang paling efektif untuk menjalankan campaign yang telah direncanakannya, sehingga mencapai objektif brand.

Heavy budget focus: Media planning kerap kali berputar-putar pada masalah budget dibanding memikirkan tindakan apa yang akan dilakukan pelanggan (customer engagement). Karena dalam kegiatan media planning, biasanya pemasar hanya memiliki dana yang terbatas untuk menjalankan campaign yang telah direncanakannya.

Sementara, media planning yang modern membutuhkan fleksibilitas dalam mengalokasikan dana untuk beragam channel yang mereka butuhkan, sehingga pemasar dapat membuktikan bahwa kampanye yang mereka jalankan tersebut berjalan secara sukses.

Integrating measurement: Karena banyaknya channel yang digunakan, baik itu online maupun offline, membuat marketers cukup kesulitan dalam mengukur kesuksesan kampanye yang mereka jalankan. Sehingga mereka sulit menentukan bagian mana yang sebenarnya efektif dan bagian mana yang perlu mereka perbaiki.

Lalu bagaimana cara merumuskan strategi media planning secara efektif? Cari tahu dalam artikel ini!

Banyak pula tantangan yang menyertai marketers dalam mengembangkan strategi media planning. Nah, ingin tahu bagaimana cara menghadapi tantangan tersebut, sehingga strategi media planning yang direncanakan dapat berjalan efektif?

Yuk, ikuti seri ketiga Masterclass GetCraft: Media Planning Masterclass, untuk mendapatkan berbagai insight mengenai cara menetapkan tujuan dan tolak ukur kesuksesan campaign yang dijalankan, serta memperhitungkan estimasi biaya yang akan dikeluarkan, sampai mengetahui cara mengukur performa dari kegiatan media planning yang dijalankan.

Diskusi Media Planning Masterclass ini nantinya akan dibawakan oleh Meutia Adryana, VP Consulting Leverate Media Asia. Ia akan berbagi seputar pengalaman dan kesuksesannya dalam menjalankan strategi media planning.

Ingin mengetahui pengalaman Meutia Adryana dalam mengelola strategi media planning? Silahkan simak dalam artikel berikut!

Memahami Apa itu Content Marketing

Untuk RSVP dan info lebih lanjut silakan klik link di bawah ini.

https://www.loket.com/event/media-planning-masterclass_fbbc

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tags:
No items found.

Related articles