Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Panduan Ukuran Video untuk Media Sosial Tahun 2020

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 19, 2020

Salah satu cara untuk meningkatkan conversion dan mengenalkan masyarakat terhadap brand secara efektif adalah dengan menyajikan video. Ditambah, ketika video tersebut ditayangkan lewat platform-platform media sosial maka dapat meningkatkan engagement konten terhadap brand.

Menurut studi dari theword.co.uk pada tahun 2017, pada platform Facebook, video dapat meningkatkan sampai 135% pada pencarian organik, 6 kali lebih banyak di-retweet dalam Twitter, dan 75% eksekutif menyatakan menonton video lewat LinkedIn setiap harinya.

Memang penting dan banyak keuntungan yang bisa didapatkan ketika menayangkan video melalui platform media sosial. Namun, spesifikasi pada setiap platform kerapkali berubah. Dan perubahan yang dilakukan memang demi kenyamanan para penggunanya.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Perubahan ini memang kerap jadi tantangan bagi marketers untuk menyajikan video dengan kualitas yang maksimal. Karena hal tersebut, artikel ini akan menjabarkan mengenai berbagai spesifikasi khusus dari setiap platform media sosial untuk membantu marketers dapat memaksimalkan konten yang ditayangkannya lewat media sosial.

Memahami Apa itu Content Marketing

Facebook

Facebook dapat menanggulangi berbagai format video. Karena platform ini berkomitmen bahwa video yang ditayangkan dapat dilihat sebanyak-banyaknya baik itu melalui perangkat mobile ataupun desktop.

Dan berikut beberapa spesifikasi video dalam Facebook.

  • Ukuran rekomendasi: 1280 x 720 pixels.
  • Lebar minimun: 600 pixels.
  • Aspek rasio yang dapat di-support: 16:9 (horizontal), 9:16 (full portrait), 2:3 (vertical), 4:5 (vertical), 1:1 (square)

Spesifikasi rekomendasi: Video dapat memanfaatkan H.264 compression, square pixels, fixed frame rate, proggressive scan, dan stero AAC audio 128kbps+. Video yang disajikan dapat sepanjang 240 menit, dengan ukuran 4GB, dan maksimal frame rate pada 30fps.

Untuk bisa mendapatkan kualitas pada konten video pada Facebook, direkomendasikan di-upload dalam format .MOV dan .MP4.

Instagram

Bentuk video yang dapat ditayangkan lewat medium Instagram adalah square, vertical, dan horizontal. Namun direkomendasikan membuat video dalam bentuk square karena dapat bekerja secara maksimal baik itu dalam mobile ataupun desktop.

Spesifikasi video dalam feed Instagram.

  • Square video: 600 x 600 pixels (aspek rasio 1:1)
  • Horizontal video: 600 x 315 pixels (aspek rasio 1.9:1)
  • Vertical video: 600 x 750 pixels (aspek rasio 4:5)

Spesifikasi rekomendasi: ditayangkan dalam format .MP4 atau .MOV. Ukuran maksimum 4GB dengan panjang maksimum 60 detik, dan maksimum frame rate 30fps.

Spesifikasi pada Instagram Stories

  • Ukuran rekomendasi: 1080 x 1920 pixels.
  • Ukuran minimum: 600 x 1067 pixels.
  • Aspek rasio: 16:9, 4:5 dan 9:16

Spesifikasi rekomendasi: dalam format .MP4 dan .MOV, dengan panjang maksimum 15 detik dan ukuran 4GB.

Twitter

Twitter merupakan platform yang dibuat untuk perangkat mobile, karena itu video di dalam Twitter pada umumnya lebih optimal ketika disaksikan lewat perangkat mobile. Namun, hal ini tidak berarti brand tidak bisa menayangkannya lewat perangkat desktop. Dan berikut beberapa spesifikasi video untuk Twitter.

Untuk video horizontal:

  • Ukuran rekomendasi: 1280 x 1024 pixels.
  • Ukuran minimum: 32 x 32 pixels.
  • Ukuran maksimum:1920 x 1200 pixels.
  • Aspek rasio: antara 1:2.39 – 2.39:1

Ukuran Rekomendasi:

Pada 256k bitrate: 320 x 180 pixels.

Pada 768k bitrate: 640 x 360 pixels.

Pada 2048k bitrate: 1280 x 720 pixels.

Spesifikasi rekomendasi: gunakan format .MP4 pada web dan .MOV pada mobile. Video dalam Twitter tidak bisa melebihi 140 detik, dengan maksimal ukuran 512 MB dan maksimal frame rate 40fps.

Untuk video vertical:

  • Ukuran rekomendasi: 1200 x 1900 pixels.
  • Ukuran minimum: 32 x 32 pixels.

Ukuran rekomendasi:

Pada 256k bitrate: 240 x 240 pixels.

Pada 768k bitrate: 480 x 480 pixels.

Pada 2048k bitrate: 640 x 640 pixels.

Spesifikasi rekomendasi: gunakan format .MP4 pada web dan .MOV pada mobile. Video dalam Twitter tidak bisa melebihi 140 detik, dengan maksimal ukuran 512 MB dan maksimal frame rate 40fps.

YouTube

Rekomendasi ukuran:

  • 426 x 240 pixels (240p)
  • 640 x 360 pixels (360p)
  • 854 x 480 pixels (480p)
  • 1280 x 720 pixels (720p)
  • 1920 x 1080 pixels (1080p)
  • 2560 x 1440 pixels (1440p)
  • 3840 x 2160 pixels (2160p)

Ukuran minimum: 426 x 240 pixels.

Ukuran maksimum: 2840 x 2160 pixels.

Aspek rasio: 16:9 dan 4:3.

Rekomendasi spesifikasi: .MOV, .MPEG4, .MP4, .AVI, .WMV, .MPEGPS, .FLX, .3GPP, atau WebM, ukuran maksimum 128GB, dan panjang 12 jam.

Sebagai mesin pencarian terbesar kedua di dunia, YouTube dapat mencapai audiens dengan berbagai kecepatan konektivitas internet. Agar dapat dinikmati oleh semua orang, YouTube merekomendasikan video yang di-upload dengan resolusi yang paling tinggi.

LinkedIn

Untuk shared videos

  • Ukuran maksimal: 4096 x 2304 pixels.
  • Ukuran minimum: 256 x 144 pixels.
  • Aspek rasio: 1:2:4 – 2:4:1.

Spesifikasi rekomendasi: .ASF, .AVI, .FLV, .MOV, .MPEG-1, .MPEG-4, .MKV, dan .WebM dengan ukuran file maksimal 5GB, dan panjang 10 menit dengan frame rate 60fps.

Untuk video ads

  • Ukuran maksimum: 1080p (1440 x 1080, lebar 1920 x 1080)
  • Ukuran minimum: 360p (480 x 360, lebar 640 x 360)
  • Format audio: AAC atau MPEG4
  • Ukuran audio: Kurang dari 64KHz.

Aspek rasio: Video ads dapat dibuat dengan aspek rasio 1:1 sebaiknya memiliki minimal resolusi 600 x 600 pixels dan resolusi maksimal 1080 x 1080 pixels.

Spesifikasi rekomendasi: .MP4, ukuran file antara 75 KB dan 200 MB dengan maksimal panjang 30 menit dan maksimal frame rate 30fps.

LinkedIn merekomendasikan video ads sebaiknya ditayangkan 15 detik atau kurang dari itu. Namun dapat juga dengan panjang lebih jika menjalankan kampanye seri native advertising atau sebagai bagian dari kampanye konten.

Baca Juga: Panduan Ukuran Gambar untuk Media Sosial

Ukuran video ini menjadi penting agar konten yang dihasilkan dapat lebih maksimal mencapai masyarakat dan dapat meningkatkan engagement dari para audiensnya. Dan dari situ nantinya kampanye video dalam media sosial yang dijalankan dapat mencapai objektif yang ditentukan.

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tags:
No items found.

Related articles