Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

6 Tipe Virtual Event yang Dapat Diselenggarakan Brand

By
Dimas Gityandraputra
 •
July 15, 2020

Pembatasan sosial memiliki dampak bagi event yang telah direncanakan oleh brand. Untuk menghindari mengadakan kerumunan, maka marketers kini tidak bisa menyelenggarakan event secara offline dan mengubah acara yang mereka selenggarakan tersebut ke dalam dunia digital atau virtual event.

Menjalankan virtual event dapat menjadi cara yang baik untuk tetap terhubung dengan para audiens saat kita semua sedang dituntut untuk menerapkan physical distancing. Selain itu, informasi, ilmu, atau hiburan yang kita berikan dapat membantu masyarakat untuk melalui waktu-waktu sulit yang mereka hadapi.

Apa itu virtual event?

Virtual event adalah berbagai event yang diselenggarakan melalui medium internet atau secara online. Keuntungan menjalankan virtual event ini adalah dapat diikuti oleh jumlah audiens yang besar dan dapat merangkul audiens dari mana saja, bahkan dari seluruh dunia. Tidak adanya sekat dalam dunia digital tentunya membuat kita bisa mengundang audiens dari luar negeri, karena mereka pun tidak perlu bepergian untuk menghadiri event terkait.

Lalu apa saja tipe virtual event yang dapat dibuat oleh brand supaya dapat tetap terhubung dengan audiensnya?

Tipe-tipe virtual event

Virtual conference

Brand dapat membuat konferensi online dengan menyediakan berbagai topik dan sesi dalam virtual event yang diselenggarakannya. Dalam konferensi tersebut, nantinya para peserta dapat memilih sesi mana yang ingin mereka ikuti. Biasanya event ini diselenggarakan untuk menarik peserta yang terdiri dari kelompok-kelompok kecil.

Webinar

Webinar merupakan tipe virtual event yang tepat untuk memberikan informasi atau edukasi seputar bisnis atau industri yang kita dalami. Biasanya di dalam webinar, pembicara akan mempresentasikan materi mereka dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Menyelenggarakan webinar dapat menjadi cara yang tepat untuk bisa menggapai audiens yang lebih besar dan membahas secara mendalam mengenai suatu topik yang berhubungan dengan brand atau industri yang kita jalani.

Cara lain untuk bisa mendorong keinginan audiens agar mau mendaftar sesi webinar yang kita selenggarakan, adalah dengan merekam sesi webinar tersebut dan dapat diunduh oleh peserta setelah acara tersebut selesai.

Online training atau online class

Salah satu format virtual event yang paling populer adalah online training. Tujuan online training ini biasanya adalah agar para partisipan dapat mempelajari skill baru atau menyelesaikan berbagai kursus yang diikutinya.

Online training dapat dibuat secara live, di mana para trainer akan membagikan konten mereka ditambah sesi tanya jawab untuk para pesertanya.

Namun, kita juga bisa membuat online training dengan cara direkam terlebih dahulu, lalu para peserta akan menyaksikan video yang berisi instruksi dan pelatihan, dan juga mengikuti ujian berdasarkan penjelasan trainer sebelumnya. Biasanya dalam online class ini, para peserta dapat memilih bidang dan instruktur yang mereka ingingkan.

Virtual meetup

Pertemuan secara tatap muka tentu memiliki keuntungan tersendiri. Tetapi sama seperti media sosial, online meetup juga dapat menjadi medium yang menarik untuk terhubung dengan orang-orang dengan kegemaran yang sama. Melalui online meetup, brand dapat mendengar keluh kesah dan mendapatkan insight dari para pelanggan sehingga dapat membantu bagi perkembangan brand ke depannya.

Dalam virtual meetup ini biasanya akan dibatasi jumlah pesertanya agar pertemuan tersebut sifatnya lebih intim.

Selain itu, menyelenggarakan virtual meetup juga dapat menjadi alat yang baik bagi brand untuk memperkokoh komunitas online mereka.

Ask Me Anything (AMA)

Format event ini adalah dengan mengundang expert atau narasumber siapapun yang dirasa tepat, dan para audiensnya dapat menanyakan hal apapun yang berhubungan dengan narasumber terkait. Tipe event ini akan menarik bagi para audiens karena mereka dapat mengenal lebih dekat dengan si narasumber dan juga bisa mendapatkan berbagai insight yang mereka butuhkan dari narasumber.

Narasumber dengan kredibilitas yang baik dan disukai oleh para audiensnya dapat membantu brand untuk menarik audiens baru dan juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap brand.

Online concert

Di masa pandemi ini, banyak di antara kita yang merasa jenuh. Dan brand dapat membantu menghibur mereka dengan mengadakan konser musik secara online. Walau mungkin suasananya tidak semenyenangkan saat menyaksikan konser secara langsung, namun konser virtual ini juga dapat memiliki daya tarik bagi masyarakat khususnya untuk mengusir rasa jenuh mereka.

Selain itu, konser musik juga bisa mendatangkan audiens, terbukti konser online yang diselenggarakan oleh boyband asal Korea Selatan, BTS, tiketnya habis terjual dan disaksikan oleh sekitar 750.000 orang. Konser online ini dapat menjadi tipe konten yang efektif untuk meningkatkan brand awareness.

Memindahkan event dari dunia nyata ke dunia digital memang dapat menjadi solusi bagi para marketers untuk bisa menarik perhatian audiens, khususnya pada masa di mana mobilitas sosial sangatlah dibatasi. Dengan tipe virtual event yang tepat, brand pun dapat secara efektif meraih objektif yang telah mereka tentukan.

Feature Image by JESHOOTS.COM on Unsplash

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles