Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Meutia Adryana: Cara Menemukan Big Ideas dalam Strategi Media Planning

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 27, 2020

Media planning merupakan strategi yang perlu dirumuskan dan dikelola brand secara efektif agar distribusi dan penempatan pesan promosi serta pola penyebaran pesan dapat menjangkau sasaran audiens secara tepat, hingga menghasilkan aksi atau tindakan yang diharapkan.

Apalagi dengan semakin berkembang dan beragamnya media yang hadir belakangan ini membuat brand cukup kesulitan untuk menentukan di media mana yang benar-benar efektif untuk menempatkan pesan tersebut.

Untuk menjawab tantangan tersebut, dan agar strategi yang dirumuskan brand dapat berjalan efektif, GetCraft membuat sebuah diskusi bertema, Media Planning Masterclass dengan pembicara Meutia Adryana, VP Consulting Leverate Media Asia.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Dalam perjalanan kariernya, Meutia sendiri kerap kali bersinggungan dengan strategi media planning. Namun, baginya ketika bekerja di agensi media, membuat dirinya bisa mendapatkan berbagai pengalaman dan pelajaran tentang perencanaan dan pengelolaan strategi media ini. Karena, menariknya saat bekerja di agensi dirinya dituntut untuk dapat memahami beragam tipe bisnis dan industri, serta mempelajari berbagai hal mulai dari nol.

Lalu bagaimana pandangan Meutia mengenai media planning di Indonesia saat ini? Apa pula insight darinya dalam mengelola strategi hingga dapat mencapai hasil yang diharapkan? Berikut wawancara Academy dengan Meutia Adryana.

Memahami Apa itu Content Marketing

Apa yang pertama kali membuat Anda tertarik dengan dunia marketing?

Dunia marketing tuh dinamis banget, dan merupakan industri yang sangat berkembang. Kalau kita melihat, marketing itu setiap tahunnya akan selalu meningkat karena ada kebutuhan untuk mencapai pesan brand ke customer. Dan kompetisi di dunia marketing sendiri juga semakin banyak.

Kapan pertama kali bersentuhan dengan strategi media planning?

Sejujurnya ketika saya bekerja di startup. Tetapi, waktu di startup, (strategi) media planning yang bisa dieksplor enggak sebanyak seperti di agensi sekarang. Karena cuma (mengelola) satu brand, kadang-kadang (eksplorasinya) terbatas dan kita tidak bisa terlalu mencoba ini atau itu dan melihat result-nya sendiri seperti apa.

Saat (bekerja) di agensi, ada banyak banget tipe bisnis dan industri yang berbeda. Dari situ kita bisa mencoba berbagai hal, dan bisa merekomendasi banyak hal, melakukan A/B testing, dan lain-lain. Dan itu semua sebenarnya yang paling banyak memberikan pelajaran.

Boleh di-share, apa campaign digital marketing khususnya yang berhubungan dengan strategi media planning, yang paling sukses yang pernah dijalankan?

Kalau untuk dibilang sukses sih pastinya, dari Leverate sendiri kita selalu ada KPI, dan so far 90% achieve KPI.

Tapi, salah satu contohnya adalah Generali Insurance yang kita menangkan di tahun 2019 ini. Campaign itu sebenarnya pitch-nya sendiri untuk mencari 3 agensi. Creative agency, digital agency dan offline/conventional media agency. Dan ketika kita melakukan pitch, Leverate menang ketiga project tersebut. Akhirnya mereka pakai satu agensi untuk menangani semua kampanye marketing tersebut.

I was one of the frontliner for the pitch untuk campaign ini. Unique value yang kita tawarkan adalah integrated media campaign. Karena saya percaya, media campaign will not do well without a strong creative and content strategy. Karena Leverate itu kan juga berangkat dari sebuah agensi media yang di mana, seiring berjalannya waktu kita mengerti kalau performa media itu enggak akan bagus kalau tidak mencoba-coba bagian mana yang dapat bekerja secara efektif. Atau, mencari berbagai hal apa yang paling meningkatkan conversion, awareness dan berbagai macamnya.

Dan pada campaign ini, kita membuat planning 360 media solution untuk mereka. Mulai dari TV, radio, dan semuanya, all based on data. Kemudian dari data tersebut, hasilnya pun sesuai yang diharapkan.

Sebenarnya seperti apa strategi media planning yang efektif saat ini? Dan apa yang membedakan dengan sebelumnya?

Strategi media planning yang paling efektif adalah yang terfokus pada data dan mudah beradaptasi. Mengapa dunia marketing itu sangat dinamis dan berkembang? Karena brand perlu untuk selalu dapat menyesuaikan diri dengan perubahan. Contohnya, dunia digital selalu memiliki sesuatu yang baru setiap minggunya. Mulai dari teknologi baru atau tools baru, dan brand harus open minded dan beradaptasi terhadap hal tersebut.

Kemudian new optimization, pelajaran itu selalu ada, dan kita perlu selalu memastikan baik itu brand atau agensi memang harus mengetahui dengan tren baru ini dan benar-benar memiliki keinginan untuk mencobanya.

Karena ada juga banyak brand yang kayak ketakutan gitu, mereka ingin melihat kesuksesan brand lain dulu, baru mencobanya. Tetapi bukankah sebaiknya kita menjadi pionir. There’s always trial and error, dan gimana caranya kita bisa muncul dengan sesuatu yang baru dan menjadikannya sebuah kesuksesan besar.

Bagaimana untuk menjalaninya? Kita membutuhkan data, datanya kayak gimana dan measurable result-nya akan seperti apa.

Apa yang menjadi tantangan dalam mengelola strategi media planning di Indonesia saat ini?

Tantangan mengelola strategi media planning sendiri adalah tentang audiensnya. Indonesia itu kan luas banget dan kadang-kadang per-demografis memiliki karakter yang berbeda-beda, latar belakang kehidupan yang berbeda, media yang dikonsumsi pun kadang-kadang berbeda.

Lalu (tantangannya) bagaimana caranya kita bikin pesan itu sangat personal ke audiens. Gimana caranya kita masuk ke setiap touch point di kehidupan orang-orang tersebut.

Dan beberapa orang juga masih belum terjamah dengan kuota (internet) yang baik, dan berarti mereka agak sulit untuk kita jangkau karena koneksi ke dunia luar terbatas. (Tantangannya) gimana caranya kita bisa menjamah ke daerah-daerah yang penetrasi internetnya rendah di Indonesia, dan mungkin punya karakter yang jauh berbeda dari yang kita tahu di Jabodetabek atau di kota besar lainnya. Itu tantangan terbesar melakukan media planning di Indonesia. Tentang diversity Indonesia sendiri.

Baca Juga: Tantangan dalam Membangun Strategi Media Planning

Apakah pernah mengalami tantangan tersebut?

Pernah banget, ada klien dengan dana marketing yang besar. Dan pada satu titik, kita sepertinya sudah menjangkau hampir seluruh audiens yang ada dalam target group mereka. Dan audiensnya kayak sudah capek melihat iklan mereka.

Dan ketika mengalami tantangan seperti itu, mungkin yang dapat kita lakukan adalah dengan mengubah strategi ke arah lebih kreatif dan mengubah copy menjadi lebih menarik. Mungkin kita juga bisa mengakali dengan melakukan product innovation. Karena kalau ada sesuatu yang baru mungkin audiens akan lebih tertarik.

Berdasarkan pengalaman yang pernah dialami, apa saja yang penting diperhatikan dalam menyusun strategi media planning maupun cara mengelolanya?

Paling penting untuk diketahui adalah market, (melakukan) market analysis, kemudian audience exploration. Kemudian kita juga harus tahu harus tahu our current status quo, misal, seperti apa aset kita jika dibandingkan dengan para kompetitor. Lalu, (mencari tahu) kompetitor sedang membicarakan hal apa, jangan sampai sama (pesan yang disampaikannya). Jadi our current analysis, standing point kita sekarang di mana. Yang terakhir kita harus memahami produk kita sendiri. Apa sih highlights-nya, apa USP (unique selling point) yang membedakan dari yang ditawarkan oleh brand-brand lain. Dan kalau kita sudah analisis keempat hal tersebut, maka kita bisa menemukan overall big ideas strategy-nya itu seperti apa.

Lalu bagaimana cara mengelola big ideas tersebut?

Ketika mengelola big ideas, kita akan banyak banget mendapatkan data dan angle. Kita harus memilih angle yang tepat, dengan cara melihat micro moments dari audiens hingga kita mengetahui apa yang dibutuhkan oleh mereka. Jadi setiap kasih media planning, harus customer focus. Jangan pernah terlalu product focus.

Media planning memang dapat menjadi senjata bagi brand agar dapat mengajak audiens melakukan tindakan yang diharapkan. Maka itu, strategi ini perlu dirumuskan dengan tepat hingga mencapai hasil yang maksimal.

Setelah mendapatkan big ideas dalam strategi media planning, lalu bagaimanakah cara merumuskan strategi ini secara efektif? Yuk lihat dalam artikel ini!

Ingin tahu insight-insight lain seputar dunia marketing? Yuk, jangan ketinggalan untuk mengikuti beragam diskusi bersama GetCraft dan para pembicara andal di bidang marketing lainnya dalam seri "GetCraft Marketing Masterclass".

Untuk info lebih lanjut dan RSVP silahkan klik link berikut:

https://www.loket.com/e/getcraft

Landing Page-05

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles