Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Masterclass: Cara Merumuskan Strategi Media Planning secara Efektif

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 19, 2020

Di tengah penyebaran media yang semakin beragam, brand atau pun marketers mencoba memanfaatkannya seefektif mungkin agar bisa mencapai audiens dengan tepat sasaran dan bisa mengundang aksi seperti yang diharapkan.

Namun untuk bisa mencapainya, brand perlu merumuskan perencanaan yang tepat sehingga pesan yang disampaikan relevan dengan audiens, disampaikan melalui media yang tepat dan biaya yang dikeluarkannya pun menjadi lebih efisien.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Untuk itu, supaya brand dapat membuat strategi media planning secara efektif, GetCraft bekerja sama dengan Loket.com serta disponsori oleh Bank Sinarmas mengadakan sebuah diskusi dengan tema "Media Planning Masterclass" pada hari Rabu 7 Agustus 2019 yang lalu dengan pembicara Meutia Adryana, VP Consulting Leverate Media Asia.

Ingin mengetahui perjalanan karier Meutia Adryana dan pengalamannya dalam menangani strategi media planning? Lihat di sini!

Memahami Apa itu Content Marketing

Pembicara Media Planning Masterclass, Meutia Adryana, VP Consulting Leverate Media Asia

Pada kesempatan tersebut Meutia banyak bercerita mengenai tahapan-tahapan penting dan insight menarik agar dapat merumuskan serta mengelola strategi media planning agar pesan yang disampaikan bisa tepat sasaran hingga mencapai objektif yang telah ditentukan.

Tahapan dalam strategi media planning

Research & strategy

Tahap pertama yang penting dilakukan brand agar dapat merumuskan strategi media planning secara efektif adalah dengan melakukan riset. Setelah riset, barulah brand dapat menentukan strategi yang paling tepat agar pesan dapat tersampaikan secara efektif.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam tahap pertama ini:

  • Menganalisis target audiens
  • Mencari tahu market insights
  • Memahami product knowledge secara mendalam
  • Membentuk strategi yang sistematis berdasarkan beragam temuan dari riset dan KPI

Media Planning & buying

Dalam tahap ini, marketers perlu mencari tahu tentang kelebihan dan kekurangan media yang ingin mereka manfaatkan untuk menyebarkan pesan. Memahami plus minus pada tiap-tiap media, maka akan memudahkan brand untuk menentukan media mana yang sesuai dengan karakter brand atau di mana pesan tersebut dapat engaging dengan para audiensnya. Dengn begitu, pesan dapat lebih relevan dan memberikan nilai lebih kepada masyarakat.

Beberapa media yang perlu diidentifikasi oleh marketers antara lain:

  • Media konvensional seperti TV, radio, media cetak, OOH, dan lain-lain.
  • Channel-channel atau portal digital
  • Influencer
  • Native Advertorial
Memahami Apa itu Content Marketing

Creative & copywriting

Bisa dibilang aset kreatif seperti gambar, video, dan lain-lain merupakan unsur penting agar konten dapat menarik minat masyarakat. Namun agar konten dan konsep kreatif yang ditayangkan oleh brand bisa tepat sasaran atau mencapai objektif yang diharapkan, marketers perlu untuk melakukan A/B testing pada setiap format atau tipe aset kreatif yang dibuat seperti, gambar, video, microsite, carousel, dan lain-lain.

Selain itu, kita juga perlu melakukan A/B testing pada copy konten atau artikel-artikel yang ditayangkan.

Campaign management

Setelah campaign sudah diluncurkan, maka tahap selanjutnya yang perlu dilakukan marketers adalah mengelolanya. Caranya, kita dapat memantau campaign setiap harinya melalui beragam tracking tools yang tersedia, yang nantinya akan memudahkan brand untuk mengetahui performa dari kampanye yang dijalankannya.

Kalau kita sudah memonitor kampanye media tersebut, langkah selanjutnya yang dapat kita lakukan adalah dengan menganalisis data-data yang berhasil ditemukan sehingga brand akan mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan campaign tersebut, dan bagian mana saja yang sebaiknya dioptimalkan atau dikurangi.

Campaign optimization

Mengetahui performa campaign dari data yang telah dianalisis membuat brand bisa fokus mengoptimalkan konten atau channel mana yang memiliki performa terbaik. Dari situ nantinya, akan sangat membantu untuk memaksimalkan ROI yang didapatkan.

Memahami Apa itu Content Marketing

Full-Insight Reporting

Dalam tahap yang terakhir ini, brand perlu mempelajari secara mendalam tentang performa dari kampanye yang telah dijalankan, perilaku audiens, market itu sendiri dan produk yang sedang dikembangkan.

Dengan insight yang didapatkan tersebut, nantinya akan memudahkan brand dalam merumuskan strategi yang lebih efektif pada kampanye berikutnya, karena sudah mengetahui bagian-bagian mana saja yang dapat membuat kampanye dapat berjalan optimal atau sebaliknya.

Apa yang menjadi tantangan dalam mengelola strategi media planning? Cari tahu di artikel berikut!

Media planning merupakan strategi yang penting bagi brand agar pesan yang disampaikannya dapat menyasar audiens yang tepat, dapat memaksimalkan ROI yang didapatkan sampai membuat dana yang dikeluarkan menjadi lebih efisien.

Ingin tahu insight-insight seputar strategi marketing lainnya dari para narasumber yang kompeten di bidangnya? Yuk, ikuti diskusi GetCraft Marketing Masterclass yang akan membahas mulai dari merumuskan strategi sampai cara mengukur campaign marketing yang efektif.

Untuk RSVP dan info lengkap soal Masterclass ini, silahkan klik tautan di bawah ini:

https://www.loket.com/e/getcraft

Landing Page-05

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tags:
No items found.

Related articles