Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Manfaat Influencer Marketing bagi Industri Fashion

By
GetCraft
 •
May 25, 2020

Fashion menjadi satu gaya hidup yang paling dominan di masyarakat. Bagaimana mereka ingin berpenampilan menarik dan selalu bisa tampil percaya diri di depan khalayak menjadi alasan mengapa duniafashionselalu digemari oleh masyarakat luas.

Hal ini pula yang menyebabkan banyak orang saling berlomba-lomba untuk membuat brand pakaian mereka sendiri. Mulai dari selebritas dengan nama besar sampai para mahasiswa mulai bersaing dengan membuat berbagai inovasi di bidang fashion ini. Namun kadangkala yang menjadi tantangan dalam mengembangkan bisnis ini adalah cara memasarkannya. Karena sebuah produk yang baik tanpa pemasaran yang tepat, tetap akan membuat barang tersebut sulit dikenali masyarakat.

Salah satu cara yang paling unggul untuk memasarkan sebuah brand fashion adalah dengan memanfaatkan influencer marketing. Dan berdasarkan TapInfluencer, influencer marketing ini mempunyai banyak manfaat bagi brand fashion terutama bagi mereka yang baru saja merintis. Seperti apa manfaat menggunakan influencer marketing ini bagi brand fashion,

Baca Juga: Memahami Influencer Marketing

Fashion itu visual

Banyak influencer yang bergelut di bidang lifestyle dan fashion lebih terfokus memanfaatkan media sosial yang dapat membentuk image mereka seperti Instagram dan Pinterest. Alasan mereka lebih menyukai kedua media sosial tersebut adalah karena para influencer menyadari bahwa audiens akan lebih tertarik dan responsif terhadap konten yang mengedepankan visual dibanding teks.

Coba bayangkan kalau kita hanya membaca sebuah teks yang mendeskripsikan sebuah produk pakaian, seperti, “Celana jeans ini sangat cocok jika dipadu padankan dengan kemeja berwarna putih, karena birunya yang sedikit gelap akan terlihat kontras dengan warna pakaian yang Anda kenakan”.

Tentunya hanya dengan membaca seperti itu saja tidak akan membuat seseorang tertarik untuk membelinya, karena memang kita perlu untuk melihat terlebih dahulu seperti apa bentuk dan warna celana itu. Hingga mereka dapat memastikan produk fashion tersebut cocok mereka kenakan atau tidak. Maka itu visual merupakan hal penting ketika ingin memasarkan sebuah produk fashion.

Influencer marketing memang cocok ketika diterapkan untuk sebuah brand fashion. Karena biar bagaimanapun ketika produk terkait dipakai oleh seorang influencer, maka itu akan menstimulasi imajinasi audiens hingga pada akhirnya mereka dapat lebih mudah terpengaruh untuk membeli produk terkait.

Para influencer kerap berbagai audiens

Kita mungkin sadar bahwa influencer marketing itu tidak hanya terjadi di dunia online saja. Para influencer seringkali berkumpul atau bertemu pada suatu event, dan di saat itu pula mereka akan saling foto bersama, mem-posting-nya di media sosial dan saling tag satu sama lain, sehingga dengan begitu terjadi pertukaran audiens antara mereka.

Dan seandainya mereka sedang mengenakan produk kita, maka dengan begitu akan membuat brand kita juga akan dilihat oleh lebih banyak konsumen potensial hanya dari satu kerja sama dengan influencer tertentu saja.

Klik disini untuk bekerjasama dengan Influencer terbaik di Asia Tenggara

Influencer make fashion relatable

Di mana biasanya seseorang mendapatkan inspirasi untuk gaya busana mereka? Mereka akan melihatnya dari berbagai majalah fashion ternama atau dari berbagai event peragaan busana. Walau begitu, mungkin hal ini akan sulit untuk mempengaruhi keputusan pembelian mereka karena harganya yang menjulang.

Tetapi ketika sebuah produk digunakan oleh seorang influencer akan membuat masyarakat memiliki keinginan lebih untuk membelinya. Karena audiens merasa influencer itu dekat dengan mereka, menyukai gaya mereka dan ingin mengimitasi gaya berpakaian mereka. Hal ini disebabkan para audiens akan lebih mudah tertarik dengan apa yang dikenakan oleh influencer tersebut. Selain itu, dalam urusan harga, produk fashion yang dikenakan oleh seorang influencer biasanya akan lebih terjangkau bagi para target audiens yang ada di lingkup media sosial mereka.

Dunia fashion itu sudah berkembang secara online

Banyak orang yang tidak bisa menghadiri berbagai event Fashion Week. Tetapi sebenarnya kita semua bisa melihat seperti apa pakaian yang ditampilkan di dalam acara tersebut melalui media sosial seperti Instagram. Terbukti pada New York fall/winter Fashion Week di tahun 2016 lalu sebanyak hampir 430.000 post Instagram yang dihasilkan, dan berhasil mendapatkan lebih dari 100 juta engagement.

Melihat angka tersebut, bisa dikatakan kalau industri fashion itu sudah menjadi primadona di dalam dunia online. Maka, akan sayang sekali kalau kita memiliki brand fashion tetapi tidak terjun dalam media sosial. Dan dengan menggunakan influencer marketing, maka kita bisa membentuk suatu konten yang dapat menggugah audiens, dan membuatnya merasa kalau produk dari brand kita itu akan cocok bagi mereka. Dengan demikian hal ini tentunya akan membuat masyarakat luas berkeinginan lebih untuk membeli produk yang kita tawarkan tersebut.

Baca Juga: Membangun Hubungan Baik dengan Influencer untuk Kampanye Marketing

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles