Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Durasi dan Tipe Video Pemasaran yang Efektif di Media Sosial

By
iMarketology
 •
May 19, 2020

Konten berbentuk video selalu efektif dalam menarik perhatian audiens. Perpaduan audio, visual, dan konten cerita yang menarik membuat konten berbentuk video dirasa marketers cukup lengkap dan instan dalam menyampaikan pesan brand.

Berdasarkan studi yang diungkapkan oleh Cisco, konten berupa video diprediksi akan memenuhi sekitar 80% dari total lalu lintas data internet pada tahun 2021.

Selain itu studi dari Techcruch mengutarakan, diperkirakan saat ini pengguna internet global menonton video YouTube sebanyak 1 miliar jam per hari.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Dengan melihat data dan tren tersebut, kampanye pemasaran digital menggunakan konten video penting untuk dilakukan dan dapat menjadi senjata ampuh bagi brand. Selain bentuk visual yang menarik, konten video dapat menyampaikan pesan secara efektif kepada para audiensnya.

Durasi Video Terbaik

Ketika membuat konten dalam bentuk video dan mendistribusikannya melalui media sosial, maka brand perlu menentukan durasi yang tepat, agar konten video tersebut tidak terpotong secara otomatis oleh platform yang digunakan.

Berikut ini rekomendasi durasi video yang terbaik untuk masing - masing jenis media sosial:

● Instagram: 30 Detik

● Twitter: 45 Detik

● Facebook: 1 Menit

● YouTube: 2 Menit

Bisa dibilang semakin singkat durasi video maka semakin baik, karena mayoritas audiens cenderung cepat jenuh melihat video yang terlalu lama. Selain itu, semakin panjang durasi video, biaya produksi yang dikeluarkan brand pun dapat lebih tinggi pula.

Namun bukan berarti video berdurasi panjang tidak berguna dan tidak boleh digunakan. Video berdurasi panjang dapat berfungsi untuk memberikan penjelasan detail, terutama tentang hal-hal teknis. Dan saran mengenai video ini adalah, “Jangan menggunakan video berdurasi panjang tanpa alasan”, dengan kata lain, hindari memperpanjang durasi hanya karena merasa kontennya terlalu singkat.

10 Jenis Konten Video Pemasaran

Berikut ini adalah 10 jenis konten video pemasaran yang perlu diperhatikan sebelum memproduksi konten video pemasaran:

Baca Juga: Hal yang Penting Diketahui untuk Konten Video di Media Sosial

1. Video Demo

Video demo adalah tipe video marketing yang digunakan untuk menunjukkan bagaimana sebuah produk atau jasa bekerja. Video demo bisa juga hanya memperlihatkan proses unboxing produk sambil menjelaskan fitur-fitur yang dapat membantu kesulitan pelanggan.

2. Video Brand

Video brand biasanya dibuat sebagai bagian dari kampanye pemasaran yang besar. Video ini kerap menampilkan visi, misi, dan produk atau jasa yang dimiliki oleh brand. Tujuan dari video brand adalah untuk membangun brand awareness dan menarik target audiens.

3. Video Event

Video event adalah video yang dibuat untuk mendokumentasikan dan mendistribusikan berita acara yang diadakan oleh perusahaan. Kita dapat menyajikan video live saat event sedang berjalan, dan hal ini berfungsi untuk mencapai audiens seluas-luasnya. Atau dapatpula menayangkannya setelah event berjalan. Fungsi dari video event setelah acara adalah agar brand tetap terhubung dengan audiensnya dan meningkatkan engagement.

4. Video Interview Pakar

Melakukan wawancara dengan para pakar yang berpengalaman di industri yang dijalankan brand merupakan cara terbaik untuk membangun kepercayaan target audiens. Lebih baik lagi kalau interview itu dilakukan di depan target audiens.

5. Video Edukasi

Video edukasi adalah video yang digunakan brand untuk mengenalkan produk atau jasa mereka kepada target audiens, atau membuat calon pelanggan lebih mengerti nilai perusahaan dan semua produk atau jasanya.

6. Video Penjelasan

Tipe video ini biasanya digunakan untuk membantu audiens lebih memahami mengapa mereka membutuhkan produk atau jasa brand. Melalui ceritanya, brand dapat mengungkapkan bagaimana seorang pelanggan menghadapi permasalahan lalu menyelesaikannya dengan menggunakan produk atau jasa brand tersebut.

7. Video Animasi

Bentuk animasi berguna bagi para marketers untuk memvisualisasikan konsep yang sulit dimengerti atau menjelaskan produk dan jasa yang abstrak.

8. Video Testimoni Pelanggan

Video testimoni pelanggan adalah video yang mendokumentasikan kesaksian para pelanggan yang sudah pernah menggunakan produk atau jasa brand, dan merasa puas dan loyal terhadapnya. Video jenis ini berguna untuk meyakinkan para calon pelanggan untuk mau menggunakan produk atau jasa tersebut.

9. Live Video

Brand juga bisa melakukan siaran live video melalui media sosial. Melalui siaran itu, brand bisa meningkatkan tingkat keterlibatan (engagement) audiens dan melakukan komunikasi dua arah dengan audiens.

10. Video Virtual Reality

Teknologi virtual reality saat ini bisa digunakan untuk melakukan pemasaran. Video virtual reality bisa memberikan pengalaman dan sensasi yang lebih kaya kepada target audiens daripada video 2 dimensi biasa. Video virtual reality bisa dilihat melalui alat seperti Oculus Rift atau Google Cardboard.

Ingin bekerja sama dengan para videografer ternama di Indonesia untuk kebutuhan campaign marketing Anda? Silahkan klik link berikut!

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tags:
No items found.

Related articles