Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Mengenal Bentuk Inbound Marketing Berdasarkan Tujuan Bisnis

By
GetCraft
 •
May 26, 2020

Model pemasaran inbound marketing fokus pada upaya membuat konsumen yang disasar tertarik—secara sukarela—untuk mengenal produk atau layanan yang Anda tawarkan, melalui konten yang bermanfaat atau punya nilai guna.

Baca juga: Alasan tentang kenapa inbound marketing penting buat kegiatan pemasaran Anda

Maka itu, konten memainkan peran kunci pada strategi inbound marketing Anda. Penting sekali untuk Anda memahami beberapa bentuk konten pada saluran tertentu, berdasarkan tujuan bisnisnya.

Alasannya, karena tidak semua saluran atau bentuk konten cocok untuk semua tujuan bisnis. Dan terkait hal itu, secara sederhana kami akan membahasnya berdasarkan dua tujuan kegiatan pemasaran digital, yaitu:

  • Higher reach, lower conversion
  • Lower reach, higher conversion

Berikut ulasannya:

Higher reach, lower conversion

Gampangnya, fokus tujuan ini adalah membuat orang-orang yang Anda sasar tertarik untuk mengunjungi portal. Dan untuk membangun relasi tahap awal ini, Anda membutuhkan konten yang potensial menarik banyak orang dari kelompok yang Anda sasar.

Contoh bentuk konten yang bisa Anda optimalkan untuk tujuan ini adalah infografis dan artikel pada portal yang Anda bangun khusus untuk mendukung kegiatan inbound marketing Anda.

bentuk inbound marketing berdasarkan tujuan bisnis 2

Untuk infografis misalnya, belakangan ini makin populer karena memang otak manusia memproses pesan visual jauh lebih cepat, ketimbang hanya tekstual. Selain itu juga, menurut berbagai temuan, 40 persen orang lebih merespon konten visual.

Menurut Wharton School of Business, lebih banyak orang mudah diyakinkan dengan presentasi yang dikemas secara visual ketimbang hanya teks saja. Itulah sebab bentuk konten ini populer di era media digital, dan cocok untuk menarik perhatian audiens pada pendekatan inbound marketing.

Selain itu juga, infografis memungkinkan kita mengemas data yang rumit menjadi indah dan menarik untuk diikuti; lebih penting lagi, data tersebut jadi mudah dipahami.

Sementara artikel pada portal yang Anda bangun, bisa membantu memperkuat SEO Anda pada kategori topik tertentu. Hal ini penting karena, salah satu kecenderungan umum penelusuran informasi di era digital adalah melalui search engine.

Dengan membuat artikel berdasarkan kata kunci tertentu terkait topik yang disasar, kita meningkatkan peluang munculnya produk atau layanan kita saat orang mencari kata kunci tersebut di mesin pencari.

Kombinasi infografis dan artikel yang ramah SEO bisa menjadi kombinasi dahsyat untuk meningkatkan reach pada saluran yang Anda gunakan buat kegiatan inbound marketing Anda; juga bisa menjadi materi yang Anda distribusikan secara konsisten melalui program email newsletter.

Lower reach, higher conversion

Sementara fokus bisnis ini, lebih pada kelanjutan dari langkah inbound marketing Anda; yaitu mengkonversi pengunjung portal menjadi prospek (leads), dengan cara mendapatkan informasi kontak mereka; dalam hal ini, lazimnya alamat email atau nomor telepon.

Tapi tentu, informasi berharga seperti itu tidak semudah itu mereka berikan. Relasi tidak bisa berjalan satu arah, kita tetap mesti berperan penting dan berguna buat konsumen yang disasar; agar demikian, kita mengoptimalkan peran email marketing, white paper, hingga mengadakan webinar atau event.

Mungkin jumlah orang yang tertarik dengan sederet bentuk konten itu tidak sebanyak mereka yang berminat mengonsumsi infografis atau artikel, tapi lazimnya konversi pada bentuk konten ini lebih tinggi.

bentuk inbound marketing berdasarkan tujuan bisnis 3

Menurut catatan kami, email marketing (yang biasanya dalam format newsletter) bisa menghasilkan return on investment (ROI) jauh lebih baik, ketimbang hanya mengirimkan spam. Karena konsumen mendaftarkan dirinya secara sukarela. Tantangannya, tiap newsletter memang mesti menyajikan konten yang bermanfaat; jika tidak tentu calon konsumen akan unsubscribe.

Lalu ada white paper atau studi kasus yang menampilkan ulasan mendalam serta data menarik yang mungkin dibutuhkan oleh prospek (leads) Anda. Hal ini menarik, karena menawarkan pengetahuan lebih mendalam terkait kategori topik terkait.

Kelompok konsumen yang tertarik bisa dipastikan sebagai calon konsumen potensial yang memang layak untuk di-follow up untuk kemudian membeli produk atau layanan Anda.

Bentuk lain yang bisa menarik konversi tinggi buat kegiatan inbound marketing Anda adalah menyelenggarakan webinar atau event yang materinya bakal berguna untuk konsumen yang disasar.

Jika berhasil mengemas materi webinar atau event yang menarik dan mengena kebutuhan kelompok orang yang Anda sasar, tingkat kepercayaan mereka akan meningkat; reputasi brand Anda juga menguat, dan hasilnya, produk atau layanan Anda potensial jadi pilihan pertama buat mereka.

Baca juga: Soal peran penting portal konten untuk mendukung bisnis Anda

Begitulah beberapa contoh bentuk konten untuk kegiatan inbound marketing Anda. Tentukan dulu fokus tujuan bisnis Anda, sebelum membuat konten untuk mencapainya.

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles