Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

5 Contoh Sponsored Content yang Kena Sasaran

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 26, 2020

Mungkin sekarang ini banyak brand yang lebih memilih menggunakan strategi influencer marketing supaya bisa menjangkau audiens yang disasar. Namun sesungguhnya, sponsored content juga masih menjadi medium yang paling unggul untuk menarik keterlibatan (engagement) para pembacanya.

Padahal, melalui jenis iklan yang bekerja sama dengan publisher ini, kita juga dapat meningkatkan rasio click-through mencapai 1-2 persen. Alasannya, karena masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi ketika sebuah pesan disampaikan dengan gaya penuturan editorial oleh media yang tidak mereka ragukan kredibilitasnya.

Tetapi kadang kala yang menjadi kendala dalam membuat konten bersponsor ini adalah, seperti apa bentuk konten yang membuat masyarakat mau mengikuti sampai akhir dan terus membekas di ingatan mereka.

Baca Juga: Perbedaan Native Advertising dengan Sponsored Content

Berikut beberapa contoh sponsored content yang menarik dan mungkin dapat menjadi inspirasi.

Membuat konten yang lugas (Netflix)

Kampanye yang dijalankan oleh Netflix ini merupakan satu konten yang paling banyak mendapat perhatian audiens karena ceritanya yang autentik ditambah grafik yang inovatif. Konten bertajuk “Cocainenomics” ini menjelaskan tentang latar belakang dari kartel Medellin, sebuah organisasi pengedar narkoba dari Kolombia yang dipimpin oleh Pablo Escobar.

Hal menarik dari artikel yang disajikan The Wall Street Journal ini adalah, informasinya yang beragam, detail dan menarik, membuat banyak pembacanya menjadi semakin penasaran dan ingin mencari tahu lebih jauh mengenai Pablo Escobar dan sepak terjangnya selama menjadi gembong narkoba paling besar di dunia.

Karena itu, walaupun sponsored content tidak menyebutkan brand terkait dan tanpa mengadopsi trik khusus ketika membangunnya, asalkan ceritanya dapat dituturkan secara lugas, pada akhirnya dapat membuat masyarakat menjadi lebih tertarik untuk mengeksplorasi mengenai materi yang disampaikan di dalam konten tersebut, bahkan sampai menonton acara yang berhubungan dengan apa yang telah mereka baca sebelumnya.

Artikel yang transparan akan memikat audiens (Etihad Airlines)

Salah satu bidang yang terbukti dapat menarik banyak respon dari audiens melalui sponsored content adalah travel. Contoh yang berhasil menerapkan ini adalah kampanye yang dilakukan oleh perusahaan Etihad. Walau tidak terkesan spektakuler, tetapi artikel yang ditayangkan dalam The Telegraph ini sudah mengusik perhatian pembaca sejak awal.

Berikut cuplikan dari kalimat pertama artikel ini, “Konten ini ingin meyakinkan Anda kalau jalan-jalan ke Adelaide akan memberikan banyak keuntungan”. Memberikan tuturan yang transparan memang membuat konten menjadi punya daya jual yang memikat.

Selain itu, kalau kita dapat menuliskannya secara menarik dan informatif akan membuat kredibilitas dari brand atau produk atau jasa yang kita tawarkan juga ikut terbangun. Dan artikel yang dibuat oleh Etihad Airways ini merupakan contoh yang solid dari pekerjaan tersebut.

5 Contoh Sponsored Content yang Kena Sasaran

Melakukan riset sebelum membuat konten (Dove)

Sebelum menjalankan campaign, Dove terlebih dahulu melakukan riset untuk memperkuat pesan apa yang ingin mereka sampaikan. Dan hasil riset tersebut mengungkapkan bahwa hanya 4 persen perempuan yang berani menyatakan kalau mereka itu cantik. Lalu, Dove membuat video yang membandingkan antara persepsi dan kenyataan dengan sebuah video yang dikemas secara menarik.

Dalam video itu, seorang sketch artist membuat dua gambar perempuan. Gambar pertama berdasarkan deskripsi pribadi sang pelukis mengenai seperti apa tampilan seorang perempuan. Sementara gambar kedua dibuat berdasarkan deskripsi dari orang lain. Hasil gambar itu memperlihatkan secara jelas seperti apa perbedaan pandangan mengenai kencantikan.

Pada akhirnya, video ini berhasil mendapatkan 114 juta views dalam kurun waktu satu bulan saja dan menjadi video advertising paling viral sepanjang masa. Hal yang paling menarik dari konten ini yaitu, walaupun video ini tidak mengungkapkan kualitas dari produk terkait, tetapi kampanye ini menjadi bahan pembicaraan masyarakat dunia dengan Dove berada di pusarannya, sehingga dapat meningkatkan angka penjualan mereka dengan sangat tinggi.

Disampaikan melalui medium yang tepat (Pedigree)

Mungkin dalam membuat sponsored content, kita hanya terpaku untuk mengandalkan artikel atau video. Padahal ada satu medium yang terbukti masih memiiliki kekuatan untuk menarik massa yaitu, radio. Dan salah satu brand yang dapat memanfaatkannya dengan baik adalah Pedigree.

Agensi yang bekerja sama dengan Pedigree membuat berjam-jam konten orisinal yang diputar setiap harinya melalui radio K9FM. Konten yang dibuat itu berisikan diskusi mengenai kegiatan menarik apa yang dapat kita lakukan bersama hewan peliharaan.

Hasilnya, K9FM mendapatkan 1000 telepon dari para pemilik hewan peliharaan selama dua minggu penyiaran kampanye tersebut. Dan dalam waktu tiga bulan melalui kampanye ini, Pedigree sukses mendapatkan pemasukan yang sama besar dengan tiga tahun penjualan mereka.

Selain radio, mungkin di era digital ini, kita juga bisa membut sebuah kampanye sponsored content dengan memanfaatkan media yang sedang digemari oleh masyarakat seperti podcast.

Klik disini untuk bekerjasama dengan Publisher terbaik di Asia Tenggara

Membuat film untuk menyasar audiens yang luas (Lego)

Salah satu keunggulan dari sponsored content yaitu bentuknya yang tidak terasa seperti berjualan tetapi bisa menarik minat dan menghibur masyarakat. Dan bentuk hiburan yang disukai banyak orang adalah film.

Coba bayangkan, melalui film yang bagus dan menghibur tentunya akan banyak audiens yang tidak sadar kalau sebenarnya mereka sedang menonton sebuah konten promosi. Selain itu, melalui karya tersebut, brand kita juga bisa menjadi bahan pembicaraan yang cukup ramai di tengah-tengah khalayak.

Dan, kalau perusahaan yang kita jalankan sudah cukup mapan dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, mungkin kita bisa membuat film panjang sebagai media pemasaran seperti yang dilakukan oleh Lego.

Melalui film Lego The Movie, perusahaan ini berhasil mendapatkan keuntungan sebesar lebih dari US$ 469 juta, dan promosinya pun dapat sampai ke anak-anak di seluruh dunia.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Sponsored Content yang Baik

Tentunya banyak konsep yang memiliki kekuatan untuk menarik minat masyarakat. Dan beberapa kunci dalam membuat sponsored content antara lain, disiarkan dengan medium yang tepat, melakukan riset sebelumnya, membuat masyarakat penasaran sehingga ingin terus mengeksplorasi, dan dibuat oleh kreator yang sudah andal di bidangnya.

Ingin menjalankan kampanye Marketing dan ingin terhubung dengan jejaring kreator konten, media massa, dan influencer media sosial yang siap membantu kampanye yang Anda jalankan, klik di sini untuk memasukkan Brief brand Anda!


Buat Brief Anda Sekarang!

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles