Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Tips Menjalankan Strategi Growth Hacking Di Tahun 2020

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 19, 2020

Memiliki perkembangan yang cepat dengan mengeluarkan dana yang efektif merupakan prioritas dari brand, apalagi kalau bisnis yang dikelola tersebut baru saja berjalan. Karena hal itu, maka para marketers perlu untuk menerapkan strategi growth hacking untuk mencapai hal-hal di atas.

Namun apa yang dimaksud dengan growth hacking ini?

Berdasarkan definisi dari OptinMonster, Growth hacking adalah istilah yang digunakan untuk strategi yang terfokus pada pertumbuhan. Biasanya lebih berhubungan dengan bisnis startup yang membutuhkan perkembangan dalam waktu yang singkat. Dan tujuan dari menjalankan strategi growth hacking ini adalah bisnis bisa mendapatkan user atau customer sebanyak mungkin dengan biaya seminimal mungkin.

Dengan menjalankan strategi growth hacking ini membuat brand dapat memahami beberapa hal mengenai,

  • Siapa pelanggan mereka
  • Di mana biasanya mereka berinteraksi secara online
  • Situs atau aplikasi mana yang biasa mereka gunakan
  • Apa yang menjadi perhatian mereka
  • Bagaimana cara terbaik untuk merangkul mereka
  • Medium apa yang mereka senangi untuk berkomunikasi

Dan ketika brand sudah mengenal audiensnya maka akan mempermudah mereka meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis mereka. Walau strategi ini memang sudah dikenalkan sejak tahun 2010, namun di tahun 2020 ini, taktik ini masih efektif untuk digunakan bagi sebuah bisnis.

Untuk mempermudah menjalani strategi growth hacking pada tahun 2020, silakan simak langkah-langkahnya dalam infografik di bawah ini.

Memahami Apa itu Content Marketing

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tags:
No items found.

Related articles