Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Hal yang Penting Diketahui untuk Konten Video di Media Sosial

By
Dimas Gityandraputra
 •
May 26, 2020

Salah satu format konten yang terbukti ampuh menarik minat calon konsumen melalui media sosial adalah video, atau jika terkait pemasaran biasa disebut sebagai video marketing.

Menurut data wyzowl.com, jumlah views video pada media sosial meningkat tajam. Seperti pada YouTube, jumlah penonton video konten bersponsor meningkat sampai 99%, sementara jumlah views di Facebook naik 258%. Selain itu, jumlah retweet pada konten video sekitar 6 kali lebih tinggi dibandingkan tweet yang hanya menyertakan foto.

Tapi, yang perlu diperhatikan juga, tiap saluran media sosial punya karakteristik masing-masing, untuk bisa mencapai kampanye video yang optimal. Maka itu, kita perlu mengidentifikasi dahulu, apa keunggulan dan cara bermain konten di tiap channel, agar dana dan usaha yang dikeluarkan tidak sia-sia.

Berikut hal-hal yang mesti diperhatikan agar konten video di media sosial mencapai hasil maksimal, berdasarkan karakteristik salurannya.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

YouTube

Channel ini adalah yang paling dikenal dan banyak menyajikan konten video. Karena itu, untuk bisa mendapatkan jangkauan audiens tinggi, jika kita bicara soal konten video, YouTube direkomendasikan sebagai pilihan utama untuk saluran distribusi. Menurut catatan, ada 87% dari keseluruhan marketers yang menayangkan video di YouTube, 90% dari mereka menyatakan kalau strategi ini terbilang efektif.

Menurut Inc.com, beberapa tipe video yang cenderung menarik engagement tinggi dari para audiens di YouTube adalah; DIY Video, Explainer Video, Tutorial, Testimonial Video dan Behind the Scene.

Satu lagi yang perlu dicatat, hampir 60% dari para pengguna YouTube lebih senang menonton video melalui smartphone mereka. Maka itu, kita mesti mengoptimalkan konten video yang nyaman ditonton di perangkat seperti smartphone.

Facebook

Salah satu karakter yang paling menonjol dari platform ini adalah, 85% dari para pengguna Facebook menonton video tanpa suara, karena itu mayoritas user tidak akan terlalu mengamati dialog, voiceover, atau narasi audio yang terkandung di dalamnya.

Maka, salah satu cara terbaik untuk menyampaikan pesan via Facebook adalah dengan memanfaatkan teks, bagan, grafik, atau penceritaan visual lainnya. Sehingga pesan yang ingin kita sampaikan diterima audiens, tanpa mereka mesti mengubah kebiasaan mengonsumsi video lewat platform ini.

Media Expert Video memberikan beberapa tips terkait video di Facebook:

  • 3 detik pertama sangat penting. Jadi kita perlu membuat opening dengan gambar yang sangat kuat dan menarik.
  • Teks penting di dalam video Facebook. Karena itu kita perlu membuat copy yang jelas dan menarik minat audiens.
  • Jangan terlalu panjang, dan jangan ragu untuk memotong durasi video agar lebih singkat.
  • Kalau brand kita memiliki tokoh atau figur yang kuat, maka masukanlah ke dalam cerita yang disajikan.
  • Cari tahu apa yang menjadi motivasi dari para audiens; agar kita bisa membangun emosi yang tepat, serta menyampaikan manfaat dan pengalaman yang menyenangkan pada video yang ditampilkan.

Klik disini untuk bekerjasama dengan Videografer terbaik di Asia Tenggara

Twitter

Studi Hubspot menyatakan, panjang video yang optimal di Twitter adalah 45 detik. Kalau kita melihat, memang apa yang dicari di Twitter adalah berita yang sifatnya cepat, padat dan jelas. Karena itu, video pendek merupakan satu tipe yang paling banyak dicari dan disukai pengguna Twitter.

Salah satu tips mendistribusikan konten video melalui Twitter adalah dengan mem-posting-nya melalui channel brand kita sendiri, karena hal ini akan mengundang, 2.5 kali lebih banyak di reply, serta 2.8 kali lebih sering di retweet dan, 1.9 kali lebih banyak difavoritkan, dibandingkan tayang di akun pihak lain.

Tips lain, kita perlu fokus membuat konten yang eye-catching, mengingat natur twitter feed yang relatif cepat di-scroll oleh para penggunanya. Selain itu, brand dapat memanfaatkan Twitter untuk memperlihatkan teaser, memberikan pengumuman, sarana mengedukasi, dan menyampaikan konten-konten yang berorientasi pada kebutuhan sasaran audiens sehari-hari.

Instagram

Seperti kita tahu, pengguna Instagram di dunia terus menanjak. Platform ini disukai banyak orang karena konten visual di dalamnya, termasuk video. Maka itu persaingan menarik minat audiens dengan konten yang menarik di Instagram jadi cukup menantang. Tapi salah satu kuncinya adalah menayangkan konten pada waktu yang tepat.

Jika kita bisa mendapatkan dan memanfaatkan momentum ini, tentunya video yang kita suguhkan akan menarik banyak respon dan engagement tinggi dari masyarakat. Dan ini akan sesuai dengan fungsi instagram, yakni untuk membangun percakapan antara brand dan audiens, atau di antara para pengguna Instagram itu sendiri.

Tidak hanya itu, kita juga bisa memaksimalkan fungsi Instagram Stories untuk bisa mendapatkan perhatian masyarakat. Video 10 detik dalam Stories ini bisa kita gunakan untuk menampilkan Behind the Scene, memperlihatkan produk tersebut ketika sedang digunakan, menawarkan konten eksklusif, atau countdown untuk launching produk baru.

Dan jika kita sudah memiliki lebih dari 10,000 followers, kita bisa menggunakan fitur swipe up supaya audiens bisa langsung masuk ke dalam website yang dikelola brand, dan mencari apa yang ingin mereka ketahui dari produk yang ditawarkan.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Marketers dalam Video Marketing

Mendistribusikan video melalui media sosial bisa membuat konten yang ditawarkan mampu menarik views dan keterlibatan (engagement) tinggi. Selain itu, jika dilakukan secara konsisten bisa meningkatkan citra positif dan kepercayaan sasaran audiens terhadap brand, dan membuat konten yang disajikan diingat oleh masyarakat.

Kunjungi Jejaring GetCraft!

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles