Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Tips Membuat Konten yang Memikat Perhatian Target Audiens

By
iMarketology
 •
May 19, 2020

Pengguna internet setiap harinya semakin bertambah banyak, begitu juga dengan konten-konten yang tayang di dunia digital. Sadarkah, bahwa setiap menit di Internet saat ini ada sekitar 1400 artikel baru, 2,4 juta konten digital yang dibagikan oleh para pengguna Facebook, 270 ribu tweets baru di Twitter, 347 ribu foto dibagikan oleh para pengguna WhatsApp, 216 ribu foto baru di-posting oleh para pengguna Instagram, 72 jam video baru diunggah ke YouTube? Saat artikel ini ditulis, ada sekitar 1,6 milyar situs web di Internet. Jutaan konten-konten digital baru di Internet tersebut, secara aktif maupun pasif, memperebutkan perhatian dari audiens setiap menitnya.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Data-data tersebut menunjukkan fakta bahwa internet semakin dibanjiri konten-konten baru. Hal ini pada akhirnya membuat konten digital semakin sulit untuk menarik perhatian audiens. Bukankah sia-sia apabila kita memproduksi dan mempublikasikan konten, namun tidak berhasil menarik perhatian audiens?

Lalu bagaimana caranya agar konten dapat menarik perhatian audiens di antara maraknya konten di dunia digital?

Kenali target audiens sebaik mungkin

Tidak ada sebuah produk atau jasa yang tepat untuk semua jenis segmen pasar, begitu pula dengan konten digital.

Agar konten-konten digital yang telah dibuat dan distribusikan dapat menarik perhatian target audiens, langkah pertama dan paling penting adalah mengenali audiens sebaik dan seakurat mungkin.

Bagaimana cara agar bisa mengenali target audiens dengan baik ? Cara paling utama, tentu saja melakukan riset pasar. Melalui riset pasar, kita bisa mendapatkan data yang berguna untuk membantu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan penting pada saat membuat strategi dan perencanaan yang tepat untuk konten digital.

Misalnya saja, pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apa saja media digital yang setiap hari diakses oleh target audiens?”, “Bagaimana kebiasaan target pasar dalam mencari informasi dengan menggunakan internet tentang produk atau jasa seperti yang kita tawarkan?”, “Jenis-jenis konten digital seperti apa saja yang disukai oleh target audiens?”, dan sebagainya.

Kalau kita mengenali target audiens, maka semakin tepat pula konten digital yang akan diproduksi dan distribusikan, plus semakin besar peluang konten-konten digital dapat menarik perhatian audiens.

Buatlah strategi perencanaan yang tepat

Memproduksi dan mendistribusikan konten-konten digital membutuhkan strategi dan perencanaan yang tepat agar nantinya berhasil menarik perhatian target audiens secara konsisten dan kontinu.

Setelah melakukan riset pasar dan berhasil mengenali target audiens, langkah berikutnya adalah membuat strategi dan perencanaan yang tepat. Dalam membuat strategi dan perencanaan, minimal kita harus menentukan tiga hal, yaitu jenis konten digital seperti apa yang tepat dan cocok untuk target audiens, media digital apa yang harus digunakan untuk mendistribusikan konten, dan besarnya anggaran tiap bulan.

Ada pula hal-hal kecil dan detail yang harus kita tentukan saat membuat strategi dan perencanaan. Contohnya, apabila memutuskan untuk menggunakan media sosial untuk mendistribusikan konten, maka kita juga perlu menentukan hashtag apa yang tepat.

Baca Juga: Cara Merumuskan Konsep Konten untuk Content Marketing

Konten harus memiliki karakter yang kuat

Tidak hanya aktor atau aktris saja yang harus berperan dengan karakter yang kuat agar film tersebut disukai dan enak dinikmati. Konten digital pun harus memiliki karakter yang kuat dan seragam.

Untuk memberikan dan mendefinisikan karakter konten, kita bisa menambahkan kata-kata yang bersifat, informatif, edukatif, lucu, menghibur, inspiratif, menyentuh hati, dan lain sebagainya.

Tentunya, dalam menentukan karakter apa yang tepat untuk konten digital, kita harus menyesuaikannya dengan data-data yang diperoleh melalui riset pasar.

Pastikan konten orisinil

Tidak dapat ditawar lagi, konten digital yang diproduksi haruslah orisinil. Namun, hal ini bukan berarti tidak boleh mengambil inspirasi atau ide dari konten lain. Bisa saja kita mengambil inspirasi atau ide dari kontenyang sudah ada sebelumnya, tetapi kita juga perlu mengolahnya menjadi konten dengan perspektif atau sudut pandang yang berbeda, sehingga tetap menonjolkan keunikannya.

Orisinalitas ini akan mempermudah konten untuk menarik perhatian target audiens, karena pada umumnya mereka selalu haus akan sesuatu yang baru dan mudah bosan.

Pastikan konten dapat memberikan nilai tambah kepada audiens

Apabila konten secara konsisten dapat memberikan nilai tambah bagi audiens, maka konten lebih mudah untuk menarik perhatian audiens dan membuat mereka menjadi loyal.

Banyak nilai tambah yang bisa kita berikan melalui konten, misalnya, membuat audiens yang tidak tahu informasi produk kita menjadi familier (informatif), mengedukasi audiens, dan lain sebagainya.

Adalah sebuah paradoks, di tengah-tengah membanjirnya data dan informasi yang tersajikan dalam bentuk konten digital, audiens sebenarnya masih selalu kehausan akan data dan informasi setiap harinya. Itulah sebabnya mayoritas pengguna Internet mengakses Internet setiap hari untuk berbagai kebutuhan. Karena itu, kita perlu memastikan konten dapat memuaskan dahaga target audiens setiap hari dengan cara memberikan nilai tambah kepada mereka.

Gunakan media digital yang tepat untuk mendistribusikan konten

Setelah memproduksi konten digital dengan tepat, hal penting berikutnya adalah bagaimana mendistribusikan konten-konten tersebut kepada target audiens.

Cara yang tepat untuk mengetahui media digital yang cocok digunakan untuk menjangkau target audiens, adalah dengan melakukan riset pasar. Karena melalui riset ini, kita bisa menghasilkan data tentang media digital apa yang paling banyak digunakan oleh masyarakat setiap harinya.

Mendistribusikan konten melalui terlalu banyak media digital, apalagi media yang sedikit atau jarang diakses oleh target audiens membuat biaya pemasaran yang dikeluarkan menjadi tidak efektif.

Klik di sini untuk menemukan para profesional yang bisa membantu Anda dalam pembuatan konten dan pendistribusian konten melalui media yang tepat!

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles