Sign Up to MarketingCraft Newsletter for Free!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Apa Hal yang Memicu Audiens Menyebarkan Konten di Media Sosial?

By
iMarketology
 •
May 19, 2020

Apa sih tujuan brand kita memproduksi dan mendistribusikan konten lewat media sosial? Biasanya, salah satu tujuannya agar perusahaan atau produk kita makin dikenal dan diingat oleh kelompok audiens yang disasar. Dan, akan lebih menyenangkan lagi kalau konten digital itu turut dibagikan atau disebarkan oleh audiens. 

Makin banyak audiens yang membagikan konten kita di media sosial, membuat kita jadi lebih mudah mencapai tujuan bisnis dari kegiatan komunikasi digital. Konten sebaran dari audiens itu juga menjadi "iklan gratis" untuk brand atau perusahaan kita.

“Sihir” apa sebenarnya yang memicu dan membuat audiens di media sosial rela menyebarkan konten digital secara sukarela?

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Mengapa audiens membagikan konten di media sosial?

Agar audiens bersedia menyebarkan konten kita di media sosial, salah satu ilmu penting yang perlu kita pelajari adalah psikologi.

Memahami perilaku dan kebiasaan audiens di saluran media sosial, terutama tentang hal-hal yang memicu aksi tersebut akan membantu kita mencapai hasil yang diharapkan dari kegiatan social media marketing atau content marketing yang dijalankan.

Apa Hal yang Memicu Audiens Menyebarkan Konten di Media Sosial?
Sumber Gambar: https://blog.smarp.com/

Studi yang dilakukan oleh The New York Times, Customer Insight Group, dan Latitude Research mencatat, bahwa secara psikologis ada lima (5) faktor yang membuat audiens membagikan konten di media sosial, yaitu:

  1. Sekitar 49% pengguna media sosial membagikan konten digital di media sosial karena beranggapan konten tersebut bernilai, mencerahkan, dan menghibur. Mereka ingin berbagi informasi kepada audiens lain tentang produk yang mereka sukai dan dukung, pendapatnya akan suatu hal, atau memotivasi orang lain untuk ikut melakukan sesuatu.
  2. 68% pengguna media sosial bersedia untuk membagikan konten karena dianggap dapat mendefinisikan diri sendiri. Mereka ingin mempertegas dan memperkuat jati diri mereka melalui konten yang dibagikannya tersebut.
  3. Ada 78% pengguna yang membagikan konten di media sosial supaya dapat terkoneksi dengan orang lain. Tujuan utama mereka memang ingin terus menjalin hubungan dengan orang lain lewat media sosial.
  4. Alasan ingin memenuhi kebutuhan diri sendiri dan memperoleh pengakuan dari orang lain membuat sekitar 69% pengguna bersedia untuk membagikan konten di medial sosial. Mereka membutuhkan suatu perasaan ikut terlibat dan menjadi bagian dari dunia ini.
  5. Mendukung sesuatu yang sedang diperjuangkan banyak orang atau brand yang mereka sukai. Alasan ini merupakan motivasi utama para pengguna untuk membagikan konten di media sosial. Sebanyak 84% user memilih alasan ini sebagai dasar membagikan konten di media sosial. 

Berbagi, apapun itu, adalah bentuk kepedulian. Hal ini berlaku pula dalam konteks para pengguna media sosial yang saling membagikan konten.

Konten digital seperti apa yang sering dibagikan?

Selain alasan mengapa audiens berkeinginan untuk membagikan konten di media sosial, penting juga diketahui jenis-jenis konten digital apa yang sering mereka bagikan. Ada studi lain mengungkapkan, jenis-jenis konten digital yang sering dibagikan oleh audiens di media sosial, pada prinsipnya bisa dibagi menjadi empat (4) kategori besar (lihat gambar diatas), yaitu:

  1. Konten yang menghibur
  2. Konten yang inspiratif
  3. Konten yang edukatif
  4. Konten yang berusaha meyakinkan tentang sesuatu.

Baca Juga: Cara Merumuskan Konsep Konten untuk Content Marketing

Kesimpulan

Dengan mengetahui lima alasan yang memotivasi audiens membagikan konten di media sosial dan jenis konten yang sering dibagikan, semoga akan mempermudah kita untuk memproduksi konten yang berpeluang besar dibagikan oleh banyak audiens di media sosial.

Namun, dua pengetahuan tersebut tentu tidak cukup membuat konten pasti akan dibagikan. Tentu saja ada satu faktor lain yang penting untuk diperhatikan, yaitu kualitas konten.

Klik disini untuk menemukan para profesional yang bisa membantu Anda untuk membuat konten digital yang berkualitas, dan berpeluang besar dibagikan oleh para audiens di media sosial!

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Related articles